Asap Bus Trans Jogja Diprotes Warga, Dishub DIY Akui Armada Sudah Uzur
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Wisatawan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sudah mulai meningkat, meski puncaknya diperkirakan akan terjadi pada Juli-September.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan saat ini sudah mulai ada yang memesan kamar hotel.
Menurutnya Wisman yang potensial datang ke DIY di antaranya Eropa, Australia, dan Jepang. Akan tetapi masih terkendala akses, sebagian datang dari Jakarta dan Bali.
Penerbangan langsung bisa dari Singapura dan Malaysia bagi Wisman Eropa, namun Wisman dari Jepang dan Australia masih dari Bali.
"Sudah ada [Wisman] nanti di bulan Juli, Agustus, September [puncaknya]," kata Dedy.
BACA JUGA: Pagi Ini Harga Bawang Merah Rata-Rata Nasional Turun Tipis Menjadi Rp37.049 per Kilogram
Ia menjelaskan lama tinggal Wisman rata-rata masih dua hari. Sementara Wisman yang tidak menggunakan travel agent atau backpacker biasanya lebih dari empat hari hingga satu pekan.
Lebih lanjut Deddy menjelaskan mereka biasanya membidik homestay, villa yang tidak berizin namun harganya murah karena tidak kena pajak. Sementara Wisman yang menggunakan travel agent pasti menginap di hotel anggota PHRI DIY.
Selain itu menurutnya kos harian, juga diminati karena lebih murah. Deddy menekankan agar DIY jangan sampai seperti Bali, banyak Wisman yang datang namun hotelnya sepi. Perlu ada regulasi dari Pemerintah Daerah (Pemda).
"Kalau travel agent pasti ke anggota kami karena butuh lisensi untuk keamanan tamu dan lainnya. Tapi backpacker ke villa, homestay yang enggak berizin," jelasnya.
Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardianto mengatakan grafik kedatangan Wisman ke DIY mulai naik. Diharapkan puncak kunjungan akan terjadi di Agustus mendatang. Dia menyebut tempat wisata yang banyak diminati adalah situs warisan budaya.
"Sudah mulai terutama dari Eropa, peaknya di Agustus. Akses Wisman dari Bandara Soekarno-Hatta International (CGK), YIA, dan Bandara Ngurah Rai(DPS)," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.